SYOK BERAT! Pelaut RI Girang Ketemu Kapal Pertamina di Selat Hormuz, Begitu Kontak Radio Isinya Malah Full Asing, Ternyata...

Sebuah momen tak terduga yang dialami oleh kreator konten sekaligus pelaut Indonesia, Andrian Umar, mendadak viral dan gegerkan jagat maya. Bagaimana tidak? Berada jauh di perairan internasional, tepatnya di jalur mencekam Selat Hormuz, Rian—sapaan akrabnya—mendadak melihat pemandangan yang bikin hatinya bangga: kapal tanker raksasa MT Gamsunoro berlogo Pertamina sedang berlabuh.

Berharap bisa melepas rindu dan berbincang santai dengan sesama pelaut se-tanah air, Rian langsung menyalakan radio komunikasi dan menyapa kapal milik BUMN tersebut. Namun, jawaban yang ia terima justru bagai petir di siang bolong!

Bukannya mendengar logat Indonesia, seluruh komunikasi di radio justru dijawab menggunakan bahasa Inggris dengan logat kental negara lain. Setelah ditelusuri saat itu, kru yang merespons panggilan ternyata merupakan warga negara India.

"Karena aku berharap ada orang Indonesia. Syok pasti! Sebagai putra bangsa pasti kecewa," ungkap Rian dalam video unggahannya yang langsung dibanjiri komentar warganet.

Plot Twist: Fakta Mengejutkan dari Pertamina Melihat kegaduhan tersebut, PT Pertamina International Shipping (PIS) langsung buka suara dan membongkar fakta asli di balik kapal tersebut. Usut punya usut, kapal MT Gamsunoro ternyata bukan kosong tanpa WNI!

Sebagai kapal tanker bertaraf internasional yang mengarungi rute global, MT Gamsunoro memang mempekerjakan kru multinasional (campuran pelaut Indonesia dan asing). Kebetulan, saat Rian melakukan panggilan radio, kru asal India-lah yang sedang mendapat giliran jaga di anjungan (bridge). Pihak Pertamina menegaskan bahwa pelaut Indonesia tetap ada di dalam kapal tersebut, namun sedang tidak bertugas di bagian komunikasi saat itu.